Fell in love with the OST first, I finally watched (500) Days of Summer. The aftermath impact is quite the same with ‘Perahu Kertas’ the novel; it brings back quite a few nostalgic feelings (of how carefree those days can be. Meh). The laughs I shared with bionikboi are similar to Rock the Boat. The wittiness reminds me of Juno, one of my few favorite movies.
Boy I love the movie so much! Not to mention the vague details of tshirts Joseph Gordon-Levitt wear throughout the movie (The Clash, Joy Division, etc), the record store they visit (Ringo Starr & Morissey cover album were shown few times, as well as The Smith’s).
Very, very nice details =)
Now here's my fav line:
Summer : I woke up one morning and I just knew.
Tom : Knew what?
Summer : What I was never sure of with you.
Whoa, this film surely aint no ur typical romantic/comedy/drama!
And here's the list of the OST:
1. Regina Spektor - Us
2. The Smiths - There Is A Light That Never Goes Out
3. Belle & Sebastian - The Boy With The Arab Strap
4. Black Lips - Bad Kids
5. The Smiths - Please, Please, Please, Let Me Get What I Want.
6. Patrick Swayze - She’s Like The Wind.
7. Jack Penate - Have I Been a Fool?
8. The Doves - There Goes the Fear
9. Hall & Oates - You Make My Dreams
10. Temper Trap - Sweet Disposition
11. Carla Bruni - Quelqu’un M’a Dit
12. Feist - Mushaboom
13. Regina Spektor - Hero
14. Wolfmother - Vagabond
15. Mumm-Rah - She’s Got You High
Wednesday, December 30, 2009
(500) days of summer
Monday, April 07, 2008
sinema perancis
ok confession confession, reason number one is because im busy at the office, you know, with the hellish workload and all. reason number two, im addicted to facebook. bukan, bukan kirim gift sana sini atau towel2 sana sini. dan ini yang bikin malu, im addicted to bubble town, game gak membuat cerdas, membuang waktu, dan ketengan alias murahan di facebook. and since its me, i urge you people to believe the latter (reason, that is). i need help.
anyways, this festival is coming!! weeew im excited excited excited. i myself dont know much about french cinema, but knowing that these type of films dont appear that much in 'ordinary' cinema *you know, the studio-21 type of box office*, so imma give it a shot.
few films that ive been interested in:
this has been my #1 curiosity since i read the mini-synopsis:In romantic comedies, when a man meets a woman whom he was crazy in love at the age of nine, it is obvious that these two will kiss each other at the end of the film and that it will be nice and moving. But life is not a romantic comedy...
wew, canggih kann? penasarankan? even from the very start we know that this is not the typical comedy. lets hope so.
this poster's catchy, and its musical. and the partner loves musical *hell he even liked sweeney 'disturbing' todd, the demon barber from fleet street! eeekk!*
ok, third is this animation. ive never watched any french animation before, and the theme revolves around music. not music as in musical type of film, i suppose, just read the synopsis:Planet Music is a mess. All the instrument families have fought with each other. It all started with the mysterious disappearance of the key notes, and obviously each of the families accuses the others of stealing them. In short, it’s a cacophony: everyone plays alone in their own corner and no one will hear a word about the Large Orchestra. But a wind instrument, Piccolo, becomes the best friend of a horn, Saxo. If these two are pals and they decide to set out together to find the notes, music is at the end of the road.
And the last but not least: another comedy! this time its about ghosts. not one, but five. not your ordinary ghosts let alone typicla indonesian ghosts, but GAY ghosts. so can you imagine that? the ghost that are gay or the gay people that are ghosts? (no offense for the gay dudes out there, but the idea of this film is simply amusing). hihihihi =)so there there, have you got any other recommendations?
Thursday, February 28, 2008
L O V E the review
Bok. Gw nonton LOVE sama si partner. Awalnya, gw agak apatis terhadap film ini. Pertama karena pemain-pemain utamanya yang udah terlalu sering gw liat di layar lebar. Sebagian malahan main proyek2 yang terlalu komersil yang gak mengedepankan mutu cerita. Kedua karena logo XL sebagai sponsor utama memakan tempat terlalu besar di posternya, belom2 gw udah takut kalo film ini adalah film dengan mutu sekelas sinetron dan hanya memunculkan logo XL lagi dan lagi. Untung si partner ngotot. Hampir gak nurut karena gw masih trauma sama si partner yang pernah gagal ngajakin gw nonton Kawin Kontrak *film SOK komedi yang sangat amoral itu, mengutip rumahfilm.org*
Dan ternyata, gw gak nyesel sama sekali nonton film ini. Butuh bukti? Here goes:
The casts are all famous and quality proven. So here are the casts: Wulan Guritno, Surya Saputra, Sophan Sophiaan, Widyawati, Acha-Irwansyah, Luna Maya, Darius, Fauzi Baadillah (eh gimana sih nulisnya), Laudya Chintia Bella (duh gimana juga sih nulisnya ini anak ABG susah2 namanya), Gading Marten, Aryo Wahab, dan lain lain gw gak inget.
Ide cerita dan eksekusi mungkin kaya Love Actually (2004) atau
Ceritanya sih standar, semua mengusung tema cinta dimana jelas ditekankan bahwa cinta itu bisa indah, bisa menyakitkan, bisa pahit, bisa bodoh, bisa butuh pengorbanan besar2an. Tapi intinya, lo harus punya cinta untuk melalui cobaan2 yang ada. Dan by the end of the day, kalo lo percaya sama cinta, you’ll get through all of your obstacles perfectly. Tai banget
Plus side-nya lagi, eksekusi dari film ini bener2 bikin nyes nyesss gimanaa gitu. Eksekusi sederhana, gambar & sinematografi gak terlalu dibuat2, tapi juga gak keliatan kurang dana. Trus juga dari detail2 yang ada. Akhirnya gw gak tahan nih buat cerita detailnya, so allow me to elaborate one of the scenes:
Cewe: Kamu gak punya cewe ya?
Cowo: Hmm? Gak punya. *singkat, datar jaya*
*Cewe sambil ngliat si cowo yang sibuk ngasih makan ikan. Akuarium sederhana, ikan cuma sedikit, tapi keliatan banget kalo si cowo terus telaten ngurusin ikannya karena terbukti dari jernihnya air*
Cewe: YEEE, pantes aja gak punya cewe, kerjanya ngurusin ikan terus siiih!
Adegan berhenti di situ, kemudian lanjut berpuluh2 scene & dialog lain. Sampai singkat cerita, si cowo & si cewe pacaran juga akhirnya, dan tebak apa yang di shoot secara close up tapi gak banyak yang ngeh??
Yak, gambar si ikan dan akuarium! Dengan kondisi air yang KERUH karena si cowo udah sibuk ngurusin pacarnya yang baru (yang tentunya bagian yang digarisbawahi gak dijelaskan di film)! Gila banget gak tuh detailnya?
Huuuu gw dan pacar sampe termehe2 pas ngliat adegan ini!
Terus2.. apalagi yaaaa… banyak deh adegan2 yang gw ngebayangin ini sebenernya adegan bahaya, dalam artian, kalo adanya di sinetron pasti jadi naas banget noraknya minta ampun. But then again, film ini secara pintar mengeksekusi bagian2 ini secara tepat dan gak overdo, gitu. Bah macam expert ajahlah gua ngomongin teori2 hihihihi =P
Belom lagi dialog-dialog yang bikin termehe2 karena dalem bener di hati *tsah tailah*. Intinya gw dan si partner menangis di tengah film karena sedih, dan termehe2 di akhir film karena terharu. Ah senangnya punya partner yang bisa diajak mengharu biru seperti ini!
Huuuu gila banget nih film. Nendang gilak. Mantap!
Satu2nya yang mengganggu dari film ini adalah sebagian besar audience-nya: para ABG2 bau matahari yang berisik setiap ngliat Darius tersenyum manis dan Luna Maya yang tersenyum manja kepada Darius. Trus respon ABG yang gak banget pas ngeliat salah satu tokohnya collapse di halte bus. Kenapa sih ABG jaman sekarang itu sebegitu mengganggu? Ngehe bener. Anyway enuf about marah2 sama ABG, udah cape juga. Balik ke bukti lain kalo gw sama sekali gak nyesel nonton film ini?
Gw sampe beli OST-nya, dan nanti kalo DVD aslinya keluar gw pasti akan beli lagi.
Hidup film
Monday, January 14, 2008
kawin kontrak review
NONTON KAWIN KONTRAK.
bah. i dunno why i watched this frigin film from the very first start! heuhmm sebenernya sih jelas, karena si partner ngajak. knowing my partner, biasanya dia selalu OK-laaah kalo milih film. dan seperti biasa, namanya gua kan orangnya baik hati dan gak pernah berburuk sangka terhadap orang lain alias percaya 100% terhadap si partner, jadilah gw nurut.
ternyata onde mak inaaaang, gak lagi2 deh gw nonton film begituan. to explain how bad the film was, me and the partner who, i think, had the biggest regret on his life yet, skip the movie half way through. yep, just like that. kadung sebel siah. asli dah ngeselin huhuhu. humor murahan, dialog gak cerdas, adegan standar film komedi amerika tanpa ditambahi kreativitas sedikitpun, pengambilan gambar tanpa artsy partsy sedikitpun, you name it. this film has it all. *negatively, duh!* to sum it all, this film suck. horrifyingly. blah.
dan ternyata lagi, i shouldve known this film suck from the start. RAAM PUNJABI. multivision plus. ring a bell?? yup, that raam punjabi, yang secara brutal terus2an membuat sinetron tersanjung berseri2 sampe gilak. wanjrit ni orang. asliiiii.
(*@&#(*&!(@#*&*!&
hhh udah ah, ngumpulin aura baik dulu. huhuhu.
Sunday, December 16, 2007
gw dan film horor, i am legend review
gw, adalah banci dalam menonton film horor. atau film thriller. atau film mengejutkan. atau dark film. apalah namanya itu, kalo udah mengancam jiwa gua, gua anggep itu film horor.badan gw boleh gede bener dan kalo nyela2 orang bisa sampe musuhan beneran, tapi kalo udah disuguhin film horor, gw adalah banci kelas kakap. efek gak cuma secara batiniah aja, tapi secara fisik juga berdampak signifikan: tangan berkeringat, jantung berdetak lebih keras, tangan selalu di daerah kuping untuk bersiap2 tutup kuping, dan rambut yang untungnya agak panjang siap2 di daerah mata, again untuk nutupin mata dari kejamnya gambar2 & suara2 di layar. nonton horor sama gua, percayalah kawan, sangat berpotensi untuk nyela2 gua berhari2 setelahnya.
nah, knowing who i am dan kelakuan yang kaya begitu.. gw sangat menghindari yang namanya film horor. sempet sih tergoda dan tertipu beberapa kali, tapi biasanya gak nonton di bioskop, tapi nonton DVD bareng temen2 di rumah, jadi kalo gw gak tahan gw bisa pura2 ke toilet.. dan gak balik lagi. hueheuhe.
nah, tapi dasar bego, gak cukup deh yang namanya ketipu sekali. tadi malem, gw diajakin nonton. tiket udah diantriin dan dibeliin, tau bereslah pokoknya. gw bener2 tinggal dateng dan duduk manis nonton. salahnya gua, gua sama sekali gak nanya film apa sih atau tentang apa film itu. yang ternyata setelah nonton, si pengajak nonton pun gak tau kalo itu film adalah.. I AM LEGEND. film horor. atau thriller? pokoknya mengejutkan. bedebah. brengsek.
filmnya sendiri, OK-rated film. gak yang melegenda sesuai judulnya, but it will surely nailed you to your seat. gimana nggak, kalo the film spares no time for you to go to the toilet. adegannya tegang terus, dikit2 malem lagi, hence all the monsters will come out. bayangin, kalo gw mau bangun ke toilet, baru turun tangga tiba2 ada adegan kejar mengejar sama monster? akan sangat gak lucu, bisa2 gw terduduk di tangga sambil gerung2 ketakutan. gembel.
sebenernya, filmnya itu gak yang menakutkan. mengejutkan iya, bangetd. tapi menakutkan mah nggak. ceritanya juga sama sekali gak masuk akal. tentang terapi kanker yang tadinya sukses bukan buatan tapi akhirnya malah backfire ke semua umat di dunia. hence semua umat di dunia musnah, jadi zombie yang cuma keluar pas malem2, called the darkseekers. tinggallah si jagoan kita yaitu will smith, yang somehow kebal dari this daymned virus. dari segi cerita, film ini standar banget. belom lagi runtutan narasi *tailah, narasi, sok serius bener* yang gak terlalu runut, alias loncat2. oklah film ini emang bener2 khayalan, tapi runtutan penting juga toh toh toh? hihi.
tapi yang bikin film ini sangat mengintimidasi mental, adalah cara si sutradara membangun suasana serem dan sepi, sendiri. gw sih jadi tertekan dibuatnya. ngerti cerita film juga nggak, baca review apalagi, ujug2 udah dihadapkan sama film yang gelap lagi gelap lagi. dan seperti standar film pada umumnya, kawan, gelap di film adalah tanda kengerian akan segera muncul. intinya gw bolak balik menghela napas bo. berat betul beban hidup malam tadi huuuu. belom lagi si sutradara doyan bener sama yang namanya hand-held camera, menjadikan semuanya tampak sangat real dan kita jadi deket bener sama kengerian2 yang ada. plus akting si will smith bagus nian, mantaplah. every beat and every second from this film is so damn intimidating, i tell you. gak lagi2 bo. gak lagi2. kapok.
walhasil, kembali lagilah gw tidur dengan lampu nyala semua, trus mandi tak tenang. sindrom pasca nonton film horor sedang melanda gua kembali. kampriiingggg!
i am definitely too old for this shit. pheeew T_T
Friday, July 20, 2007
harry potter
bulan juli ini adalah bulannya harry potter.
dimulai dari minggu lalu film yang harry potter & the order of phoenix mulai main di bioskop2 jakarta. sebetulnya gw gak terlalu suka dengan film2nya harry potter. bahkan gw gak sampe yang bela2in beli DVD asli buat gw koleksi. bukannya apa2, i hardly even remember the scenes from the movies. kurang pentinglah.
apalagi dengan film ke-5nya ini. bener2 kecewa gw dibuatnya. shortly put, buat gw yang membaca bukunya berkali2 sampe gw afal dialog2 tertentunya, film ini mengecewakan in terms of, detailnya kurang banget. bisa gw ngerti kalo time constraint adalah batasan terberat dari adaptasi buku ke film, tapi masa iya detail yang ilang bisa segitu banyaknya?
gw udah ilfil sama filmnya begitu hearing-nya harry digambarkan sesimpel itu. harusnya itu kan jadi titik tolak seputar topik kenapa harry potter gak dipercaya sama ministry of magic, dan politics maneuver *halah, bahasanya* yang dilakukan terkait dengan itu. yada yada yada, and the list goes on.
gw pikir gw kecewa karena gw berlebihan udah baca bukunya. ergo, the expectation is just so high. tapi, ternyata si pacar obnoxious yang gak pernah sama sekali baca buku harry potter malah bilang, "apaan sih filmnya, gw gak ngerti sama sekali. alur cerita loncat2, penokohan gak jelas siapa2nya, dan jargon2nya kebanyakan, dan gak ada quidditch-nya sama sekali" yang ada gw musti ngelayanin pertanyaan dari si pacar obnoxious selama film berlangsung.
intinya emang, kalo nonton ini gak boleh punya ekspektasi apapun. dan juga syaratnya, musti udah pernah baca bukunya, biar at least jargonnya bisa langsung nyambung.
serba salah deh kalo sama filmnya. untung nontonnya pake buy 1 get one free, di hari kerja pulak. lumayan, 25 buri berdua. murah gilak. hehehe.
nah, lain lagi kalo sama bukunya. gw sampe bela2in pre-order setiap bukunya mau terbit. bahkan waktu gw di melb gw sampe bela2in pagi2, in winter time mind you, untuk ngantri launchingnya harry potter di state library. jam 7 pagi udah disana. gila kan. hehe. nah untuk buku yang ketujuh dan terakhir ini, gw udah pre-order dari bulan februari lalu. udah sampe DP segala hiahaiha niat banget. walaupun sebetulnya, ini hasil kejutan dari si pacar obnoxious. yang walaupun obnoxious tapi baik banget sampe dia inget kalo gw suka harry potter dan pasti seneng banget kalo dapet pre-order harry potter.
jadi, sekarang ya tinggal nunggu bukunya terbit deh dan bayar kekurangannya. tapi kenapa juga terbitnya musti akhir bulan?? di saat semua keuangan udah sangat menipis dan juga tanggal gajian dirasa masih sangat jauh. hhh nasib. huhuhu.
Sunday, July 01, 2007
a must see: transformer
gw sering suka sama film2 yang diangkat dari komik. catet, komik dan bukan novel. kalau novel, udah berkali-kali gw dikecewakan sama si pembuat film. biasanya, gw akan bilang, "haah, kok kerenan di novel yah?", begitu selalu kata gw. dan tiap gw cerita ke ibu gw, ibu gw yang bijak nan rupawan itu selalu juga bilang, "yaah, nama film interpretasi mi, pasti kan beda-beda tiap orang. dan gak pernah ada yang bisa menggagalkan dan membatasi imajinasi seseorang. kalo film kan terbatas faktor ini itunya, terutama waktu."i couldn't agree more with me mom.
nah, beda ceritanya kalo film yang diangkat dari komik. briefly speaking, gw lebih sering puasnya daripada kecewanya. yah, walaupun gak semua batman series gw suka, dan spiderman juga, tapi gw selalu suka xman, some of batman series dan spiderman 2.
sedikit analisa mengenai kenapa menurut gw komik lebih gampang memuaskan, karena kalo lo baca komik, you've already had the slightest idea about how the main character looks like. plus the setting. ergo, you KNOW the condition. karena lo udah disuguhkan oleh si pembuat komik. tinggal baca, jadi. imajinasi gak terbang sebebas kalo lo baca novel.
nah, menurut gw yang gaptek sejagad raya ini, sangat mudah untuk menjadi puas saat ada komik yang dijadikan film. karena apa? simpel, karena pembuat film pasti mau filmnya lebih hebat dan serba canggih dari komiknya, dan dengan jaman semua serba CG *ehem2 buat yang lebih gaptek dari guah, CG is computer graphic =P* begini, pastilah mereka akan full throttle mengerahkan semua keahlian teknisnya ke film tersebut. liat aja gimana spiderman bisa gelayutan dengan detail begitu, naik turun semua gedung yang ada di NYC. dan temen gw yang di NYC bilang situasi NYC emang digambarkan detail banget di film itu *dont ask me, gw mah gak ngerti heuheuheu*. hebat banget kan? belom lagi batman dengan segala teknologi batmobile-nya bisa bikin *gw* nganga2. canggih dah.
tapi kemaren, and i swear this doesn't happen so often, gw nonton film sampe bener-bener amazed dari awal sampe akhir film. transformer. sekarang gw tau kenapa orang-orang sampe nungguin film ini segitunya, dengan gembar gembor pre-movie yang segitunya juga. TRANSFORMER, everyone, is a really must see movie this week. harus harus harus.
kalo lo tanya kerennya kenapa, gw juga gak tau. one thing i know, i would surely say, " hampir semuanya keren. dari awal sampe akhir". dari bagian awal baru2 munculnya musuh2 si jagoan, cara mereka nyerang orang2, berantem sesama robot, berubah dari mobil ke robot and vice versa, komunikasi robot-manusia, dialog antar robot yang kocak-kocak, hampir semuanya memorable. keren bangetttt..
satu hal kenapa gw bilang "hampir" semuanya keren adalah, kayanya lagi2 *cough* amerika si sok jagoan perang dan polisi dunia *cough* pingin banget nunjukin ke dunia kalo mereka punya semua senjata dan orang2 handal pembuat keputusan untuk menjaga dunia ini dari hal2 berbahaya. macam apapun bahayanya, you name it, mereka pasti bisa jaga dunia ini. yeah, rite, america. watching this film is like there's somehow unwritten message can be read all thru the film. the message is clear, "dont mess with us. signed, america". unless there isn't any optimus prime in this world.
watching this film makes me thinking, segitu pinginnya ya orang amerika pingin maintain propaganda yang udah mereka established sekian lama untuk tetap menjadikan amerika polisi dunia? karena film ini bukan pertama yang memuat pesan itu. inget di salah satu adegan spiderman 3 dimana spiderman berdiri di depan bendera amerika? its like saying, "dont worry america, spiderman got you". dan berpuluh2 film lainnya yang gak kepikiran sekarang, tapi gw yakin banget memuat pesan yang serupa. yang jelas, pesan kaya gini berasa banget sekarang2 ini, di saat memang us government has lost its own claw, even in front of its own citizen. berapa banyak orang amerika yang percaya kalo iraq invasion is the most stupid solution in the world? i dont have the figure with me, but ill be more than happy if someone has one.
nah, kembali lagi, gw jadi penasaran, apakah sebelum film dibuat, semua orang yang terlibat di proses brainstorming film itu dipanggil oleh, say, department of propaganda? or department of american pride? can't stop laughing imagining what the dialogue would look like. is it, "hi spielberg, i know you need money to make this expensive as hell film. i tell you what, why dont i give you all the money you need, but you must include ALL of our programs in your film? you know, the one with the best of the best american loyal soldier, plus with all the weapons and planes and amunitions we have? please make it thrice better than what we have now. and also, dont forget to make chinese, koreans, and russians always the bad people. understand? cool. oh, japanese? nooo, the japanese are nice. cuz we ARE using their character, remember? but next time will be OK, cuz we gonna make indonesian character next. gatotkaca, allrite?"
but, apart from that, ooh i luv this part. the word is out, transformer is a must see movie! selamat menganga takjub deh kalo nonton film ini.
