Thursday, October 27, 2005

rendy-sandy: episode 1

hai2, tiba lagi bersama saya, bersama edisi khayalan tingkat tinggi. ingat, berhubung ini semua khayalan, jadi sama sekali gak ada gunanya nanya, "ini sapa jung orang yang lo omongin?", atau pertanyaan terkait semacam itu, karena hanya mendapat jawapan, "look up what 'khayalan' means, you moron". ok maap, mungkin saya gak sejudes itu ya, lagi puasa. *eh gak deng, gw gak puasa nyaheuaheuhaue* but still, there's no use asking whose story this is, ok?
ok.
sekarang mari kita mulai.

ada jagoan kita. perempuan heroik bernama sandy. sesuai dari titel perempuan heroik ini, tentulah sandy wanita yang.. heroik? *hoho ya iyalahh* intinya, si mbak sandy jagoan kita ini adalah perempuan baik2, datang dari keluarga baik2, berbody ok, putih mulus ramping tanpa bulu tanpa bau. wangi sepanjang hari. dan karena dia heroik, tentunya kecantikannya gak hanya dari muka dan fisik, tapi juga bersinar dari dalam. glowing dan radiant, begitu kira2. mbak sandy ini, orangnya baik hati dan tidak sombong. suka membantu fakir miskin dan suka terlibat acara2 sosial.
no wait, itu terlalu utopis deng, jarang2. eh tapi gpp deng utopis, namanya juga khayalan (tingkat tinggi, pula), ya gak? :P jadi, balik lagi ke mbak sandy ya.

mbak sandy ini, pinter banget. lulusan universitas terpandang, lulus tepat waktu, dengan predikat nyaris cum laude. mbak sandy, hebat juga. karena dia bisa jadi temen untuk semua orang, tanpa pandang bulu. bener2 a friend in need banget. bener2 bisa dihandalkan. dalam hal apapun, yah namanya juga mbak heroik. singkat kata, mbak jagoan kita ini tanpa cela. lagi2, dia baik hati dan tidak sombong kalo menurut emon dari catatan si boy.

lalu kemudian, datanglah cinta ke kehidupan mbak sandy. sebagai layaknya perempuan baik2 dari belahan dunia manapun, dia jatuh cinta kepada orang yang.. salah. salah banget, gatot alias gagal total. baik dari segi kualitas hidup maupun kuantitas. si lelaki adalah serigala berbulu domba. walaupun dalam kasus ini, taring serigala si lelaki ditutupi oleh jambang dan kumis tipis yang untuk sebagian orang adalah "aduhai-machonya-kamu-yang", dan kebejatannya ditutupi oleh mulut2 manis hasil terlalu banyak mendengar lagu dan menonton film2 picisan. semua film romantis, dia afal. semua lagu yang bikin terbuai terbang di udara langit ketujuh, selalu dilontarkannya. you're my first, my last my everything, kalo kata almarhum barry white.

singkat kata, mereka berpacaran.
no. wait.
mereka bahkan gak pacaran. karena kata si lelaki, "ngapain pake status pacaran kalo apa yang aku punya ke kamu lebih dari itu semua?" membuat mbak sandy terbang ke udara.
jadi ya begitu, kemana2 berdua, trus semua bahasa tubuh menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan yang gak mungkin dipisahkan kalo cuma dengan mengingatkan mbak sandy bahwa si lelaki adalah bajingan tengik berhati rinto harahap. (btw, si lelaki belum punya nama yak. ok, let's call him rendy. jadi, lelaki bajingan tengik bernama rendy ya, karena kalo rinto kurang keren heueuheu).

nah, lambat laun..
si sandy menyadari, bahwa dia jatuh cinta sama rendy. bener2 gak bisa lepas.. kemana2 ikut rendy. rendy kuliah, sandy nungguin di lobby (karena sandy udah lulus kuliah sementara rendy belom, dan hanya tuhan yang tau kapan rendy lulus). pendek kata disitu ada rendy, disitu ada sandy. cuma ke WC aja yang sandy gak bisa ikut. pernah mau ikut sih, tapi keburu ketangkep satpam dikira sakit jiwa huehuehue..

sifat gak bisa lepas ini gak cuma terlihat dari gerak gerik badan yang selalu mengikuti rendy kemanapun. jagoan kita si perempuan heroik ini pun mempunyai kelemahan lain yang rata2 orang miliki: posesif.
mulailah mbak sandy melakukan inspeksi rutin terhadap barang2 pribadi rendy: HP, dompet, meja belajar.

tapi, bukan bajingan si rendy kalo gak bersiap2 terhadap situasi ini. dompet tentunya hanya diisi hal2 penting, yaitu duit seadanya, kartu ATM, kredit card, sama ID card kampus. gak ada foto2 gak ada apa2. pun begitu juga HPnya, karena isinya hanyalah foto2 si rendy dan sandy yang banyaknya tak terkira dan berada dalam satu folder khusus: renDYsan forever. aih2 matiiii, gile kan namanya.

sampailah suatu hari..
rendy kuliah, mau presentasi. membawalah si rendy laptop kesayangannya, yang gak sembarang orang bisa nyentuh. mahal, keren, putih kinclong mengkilap, spesifikasi bikin iri. *tau dong, gw ngomongin laptop paan?*

selesai presentasi, dia masih harus ke ruang dosen, ketemu si dosen. karena masih ribet, tentunya dia minta tolong sama si jagoan kita.
"yang, tolong pegangin laptop bentar ya, aku musti ke ruang pak budi, takut pak budinya keburu pulang"

tinggallah sandy sendirian, dengan laptop berharga.
yang isinya gak pernah dia pingin tau dan gak pernah dia curigai.
tapi emang dasar bakat posesif dari lahir, lama2 bermain2lah dia dengan laptop itu.. buka desktop, kosong. buka my documents, tugas2 sekolah. buka my pictures, foto2 sama kaya di HP, dengan folder2 lebih banyak lagi: "rendy-sandy", "sandy-rendy", "rendysan 1", "sandy no rendy", dan lain2 dan lain2.

membuat si mbak sandy makin cinta, karena ia berpikir, "boy oh boy, am i the only one for him or what? screw people who warned me before, they just envy me cuz i can be with him all the time."

sampailah tangannya, ntah dari mana asal kekuatannya, mengklik satu folder berjudul "she's electric". masih keGRan karena isi2 folder sebelumnya, dia berharap isinya gak jauh2 dari folder2 sebelumnya: dia dan rendy. atau dia seorang. atau dia bersama kawan2. kalau perlu dia bersama kucingnya. rendy bersama kucingnya. dia dia dan dia. dan rendy.

dunia tiba2 runtuh, terbalik terjungkal2 ketika dia menemukan isi dari folder she's electric itu adalah..

mantan2nya rendy. bukan mantan, tapi mantan-mantan. lebih dari satu. 3, lebih tepatnya.
sendirian. semuanya sendirian. tapi telanjang. telanjang bulat. berbagai gaya.


tiba2, dunia mbak sandy berhenti berputar. tiba2 semuanya jadi jelas. kenapa rendy sering banget ngomong cinta.
kenapa rendy secara halus sering mengatasnamakan cinta untuk segalanya.

dan sandy, begitu naif dan begitu polos..
.. begitu jatuh cinta sampe sandy mau disuruh berbuat apapun demi randy.

No comments: