Thursday, January 14, 2010

presentation101

menjelang annual meeting kantor gw, hampir dapat dipastikan unit bisnis di divisi gw kerja rodi buat nyiapin presentasi. presentasi ini bisa dibilang paling penting, karena garis besar contentnya adalah achievement & aktivitas yang setiap unit kerja sudah dan sedang lakukan, dan juga planning jangka pendek, tahunan, dan 3 tahunan. pendek kata, ketauanlah kalo unit lo perform dan gak perform. selama ini pura2 sibuk atau sibuk banting tulang beneran. semua presentasi ini dipresentasikan di depan seluruh cabang utama yang jumlahnya puluhan dan juga belasan direksi yang bisa bikin cenat cenut salah ngomong.

nah, direktur divisi gw itu, rempong. perfeksionis, panikan, ribet. walaupun by the end of the day, apa2 yang dia lakukan ke kita itu niatannya emang bagus, tetapi, prosesnyaaa amit-amit menyakitkan jiwa raga lahir batin!

misalkan, annual meeting direncanakan bulan februari.
dari akhir november, setiap unit harus udah submit presentation agenda. setelah semua unit kerja submit, setiap unit kerja akan dikasih jadwal untuk mereview presentasinya itu di depan si boss. bok, udah kaya pasien antri dokter, cuma aja kalo ke dokter, pulang2 lo dikasih obat trus sembuh, ini keluar dari situ, lo cenut2 sakit kepala karena banyaknya revisi zzz.

kondisi di atas berulang terus menerus sampe tanggal mendekati, dengan intensitas yang makin lama semakin sering dengan akurasi yang semakin tinggi (terutama untuk data angka). semua orang jadi pemarah, bahkan kadang2 fase marah2 udah lewat, jadi yang ada tinggal nyengir2 bego merangkap gila. seakan2 mencium gelagat kegilaan anak buahnya, si boss bukannya nyadar kalo si anak buah udah sakit kepala, dia malah makin menukik2 menjalankan manuver2nya untuk mengkaryakan ide2 kreatifnya untuk (menurut dia) membikin presentasi ini sesimpel mungkin, seinformatif mungkin, tapi tepat mengena sasaran, supaya semua business objective bisa berhasil. tujuan mulia? iye, tujuannya.

menjelang due date yang februari itu, masing-masing unit kerja akan gladi resik. yes, gladi resik. nyanyi kagak, baca puisi juga bukan, joged apalagi, tapi tiap manager unit diwajibkan untuk presentasi di depan crowd seolah2 itu udah kondisi annual meeting. lengkap dengan infocus, theatre-style auditorium, speaker buat support audio, clicker, pointer, STOPWATCH. yak, semua orang diitungin waktu presentasinya! nantinya, crowd yang terdiri dari manager lain dan juga kroco2 one down dari manager kaya gw ini, dituntut untuk bertanya seolah2 kita semua adalah orang2 cabang. ask the questions related to the branches, people! kata doi selalu. dan si boss, udah kaya dosen penguji skripsi, duduk paling depan, siap dengan desisan dan pertanyaan sulit, dan siap mencatat kelebihan dan kekurangan dari tiap unit. setelah semua unit selesai, barulah dia siap dengan feedback yang tadi dia kumpulkan. kurang mantep apa tuh boss ogut huhuhu.

tapi juara dari paling juara adalah pada saat tim training mengajukan presentasinya. comment dia satu: terlalu ribet. so there he was, ngajarin orang training yang kerjaan setiap harinya adalah bikin modul presentasi training buat semua bisnis unit.

"jadi, ngerti ya! bikin presentasi gini ya, first you draw the outline, then you add crap crap crap, you support with bullshit bullshit bullshit, then, voila! jadilah satu slide. lanjut lagilah dengan crap crap crap and the bullshidos", all with broken english and indonesian.

kalo gw si manager training mah gw tanya balik, "crap bullshidos teh, naoooon??"


No comments: